Barongan Blora , Tarian yang Sarat Akan Makna


Image via Indra_Rgs

Blora - Kebudayaan seni di Indonesia saat ini sungguh beragam. Setiap kesenian yang dimunculkan pun memiliki arti bagi masyarakatnya. Sebagai salah satu bentuk komunikasi yang dibangun dengan melestarikan kesenian, masyarakat pelan-pelan mulai memahami setiap detail kesenian yang ada di Indonesia, mulai dari Komunitas hingga Pegiat kesenian di tiap wilayah nusantara. Sebut saja Tari Barongan, saat ini Barongan telah menjadi kekhasan di Kabupaten Blora, bagaimana tidak, di setiap wilayah di Kabupaten Blora  memiliki sanggar tari atau komunitas tari yang menggeluti tarian Barongan.
Sebagai bentuk pola berfikir manusia, prinsip hidup, ataupun cara berpikir manusia yang timbul karena peristiwa fenomena fenoma yang terjadi saat ini , masyarakat Blora tidak asing dengan pagelaran Tari Barongan. Berbeda dengan Tari Reog Ponorogo yang menjadi panutan hidup dan sebagai pegangan yang kuat bagi masyarakat daerah Ponorogo, Tari Barongan Blora menggambarkan kerakyatan masyarakat Blora, seperti sifat kekeluargaan, kesederhanaan, kasar, kompak, spontanitas, keras dan keberanian yang dilandasi kebenaran. Selain dari nilai sosial, makna lain yang munculkan dari Tari Barongan yaitu dari segi pewarnaan.

Add caption

Pewarnaan mempunyai pengaruh emosi, perasaan dan proses berpikir seseorang. Warna yang tepat dapat menimbulkan kesan yang berbeda-beda. Selain merangsang emosi dan perasaan, warna juga dapat memantulkan sinar yang diterimanya. Barongan Blora memiliki 3 warna dasar, warna merah yang melambangkan sifat satria agresif, dinamis tentram, warna kuning melambangkan sifat kebijaksanaan dan kematangan, serta warna hitam melambangkan sifat muda. Perpaduan warna tersebut semakin memperjelas bagaimana sifat masyarakat Blora.
“Memang benar mas, tarian barongan ini memiliki arti bagi masyarakatnya, bisa dibilang, menjadi perwujudan sifat sifat masyarakat Kabupaten Blora, oleh karena itu setiap kali ada pertunjukan Barongan Blora, masyarakat selalu antusias untuk melihat” Jelas Indra salah satu penari barongan Blora. 

Image via Indra_Rgs

Barongan yang telah mengakar di hati masyarakat, mulai dari pertunjukan ritual sampai pada tontonan. Hal itu yang menjadikan salah satu budaya yang  harus dilestarikan. Barongan sebagai ikon Blora bahkan mendapat sambutan yang sangat baik di kalangan masyarakat tanpa membedakan status ekonomi, jabatan maupun usia. Barongan telah menjadi tontonan murah meriah tetapi tetap menghibur dan menedukasi bagi sebagian kalangan masyarakat Blora. Perwujudan seperti itu yang semakin membuat Barongan Blora memberikan kedekatan kepada masyarakatnya. (Nico Ariowibowo/Semarasanta)

Share this:

 
Copyright © Semarasanta - Travel Blog. Designed by OddThemes & VineThemes