Menilik Kegiatan Warga Kelurahan Kandri Demi Melestarikan Goa Kreo

Image via Republika


Semarang - Awal mulanya, Goa Kreo sebagai tempat petilasan Sunan Kalijaga. Ia mengunjungi tempat tersebut untuk mencari kayu jati yang akan digunakan untuk membangun Masjid di daerah Demak. Besarnya kayu membuat Sunan kesusahan untuk membawa ke Demak, karena bingungnya mencari solusi yang tepat. Sunan pun menuju goa di daerah tersebut dan bersemedi berharap mendapatkan wahyu atas keresahannya membawa kayu jati menuju Demak.
Tidak hanya semedi, Sunan juga melakukan selametan berupa masak dan makan bersama, disaat melakukan semedinya, tiba-tiba datang empat ekor kera yang berwarna merah, hitam, putih, dan kuning  yang ingin membantu Sunan Kalijaga. Kera-kera ini ingin ikut ke Demak bersama Sunan Kalijaga namun ditolak dengan berbagai pertimbangan dan Sunan berpesan lebih baik menjaga Goa tersebut. 
Goa Kreo terletak di Dukuh Talun Kacang,  Kecamatan Gunung Pati, Semarang, Jawa Tengah. Tidak hanya banyaknya Kera-Kera yang berkeliaran, di Goa Kreo juga terdapat Waduk Jatibarang yang elok. Luas perairan 189 hektar membuat waduk ini terlihat megah. Warga setempat juga banyak memanfaatkannya untuk menambah pundi-pundi ekonomi mereka dengan membuka wisata keliling Waduk Jatibarang menaiki perahu.  

Image via Kompas
 
Terdapat kegiatan-kegiatan atau tradisi lainnya yang dilakukan oleh warga setempat yaitu Sesaji Rewondo, Semedi di dalam goa, dan Reriungan Selametan. Kegiatan-kegiatan tersebut rutin dilakukan pada tanggal-tanggal tertentu secara turun menurun. Terdapat unsur kepercayaan yang kental ketika melakukan tradisi tersebut. Sehingga beberapa kegiatan tersebut menjadi budaya setempat.
Sesaji Rewanda dilakukan dengan memberi makan para 400-500 kera yang ada di Goa Kreo sebagai bentuk peduli. Warga melakukan Sesaji ini dalam bentuk karnaval yang terdapat tumpeng yang diangkut oleh petani kayu jati, pager ayu, pager bagus, terdapat pula pembawa bunga manggar beserta umbul-umbul, tidak kalah meriahnya terdapat penari Gado-Gado Semarang.
Upaya ini dilakukan untuk menjaga keharmonisan alam dan hewan di kawasan Kreo. Warga sekitar sangat peduli dengan keindahan alam dan Kera-Kera yang ada di daerah Goa Kreo tersebut. Karena bagi mereka, manusia dan alam merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Ritual diadakan setiap 1 Syawal atau hari ketiga Idul Fitri.   
Ritual Sesaji Rewanda dimulai dengan arak-arak menuju empat gunungan dari Kampung Kandri ke Goa Kreo. Sesampainya di Goa Kreo, sesaji ditangani oleh juru kunci Goa pada Rawenda yang mana merupakan leluhur setempat. Doa pun dilantunkan secara bersama-sama memohon keselamatan, dimudahkan rezekinya serta terhindar dari bahaya. Peserta Ritual Sesaji Rewanda adalah warga dari Dukuh Talun Kacang Kelurahan Kandri, setiap RT diwajibkan membuat sesaji berbentuk gunungan hasil dari palawija dan banyak nasi bungkus yang dibentuk gunungan.

Image via Bisnis Indonesia


Reriuangan selametan biasanya diadakan oleh warga setiap Selasa kliwon dan Jumat kliwon di bagian perbukitan Goa Kreo untuk mengucapkan rasa syukurnya. Kegiatan warga lain ialah, semedi yang masih dilakukan warga sekitar di dalam goa. Semedi biasa dilakukan beberapa warga yang dimulai pada pukul tepat tengah malam hingga pukul 04.00 WIB. Warga sekitar masih meyakini bahwa Goa Kreo tetap memiliki magis tertentu baginya. Ditambah cerita dari turun temurun yang masih dipercayai warga sekitar.   
“Saya rasa ini menarik, di negara saya tidak ada hal semacam ini. Terdapat pemandangan yang indah dan merasa tenang, meski para kera berusaha mencuri barang-barang yang saya bawa. Meski begitu, momen langka ini sangat berharga untuk saya abadikan.” kata Justine, turis dari Perancis, Senin (16/10).
Kera-kera di Goa Kreo menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Berbagai macam kamera bersiap dikerahkan untuk mengabadikan momen berharga bagi wisatawan yang tepat berkunjung ketika kera-kera mulai berkeliaran kesana-kemari. Kera-kera ini menarik karena jarang ditemui di daerah-daerah lain. (Fakhri.K/Semarasanta)

Share this:

 
Copyright © Semarasanta - Travel Blog. Designed by OddThemes & VineThemes