Lorong Wayang ala Kampung Batik Semarang

Nico Ario/Semarasanta
Semarang – Batik telah menjadi salah satu ciri khas budaya asli Indonesia. Dengan keragaman batik yang bermacam macam, Indonesia semakin dikenal luas di mancanegara. Nah, kali ini salah satu daerah di Kota Semarang, tepatnya di daerah Kampung Batik Semarang, menyuguhkan keunikan dibanding kota kota lainya yang mengangkat tema batik.
Keunikan tersebut, terlihat dari salah satu gang, yang hampir keseluruhan di corat-coret. Berbeda dengan corat-coret yang sering kita lihat di beberapa sudut kota yang malah menambah kesan kotor dan kumuh. Pada lorong ini, desain yang ditampilkan yaitu motif batik Semarangan atau landmark Kota Semarang, yaitu wayang dan tokoh-tokoh terkenal di Semarang.
Dengan kemunculan konsep unik yang ditawarkan oleh Kampung Batik, semakin menambah destinasi yang instagramable di Semarang. Bahkan lorong sepanjang 42 meter tersebut kerap muncul di Instagram sebagai latar foto. Hal ini membuat penasaran banyak traveler dan tentu saja ramai pengunjung yang datang terutama di akhir pekan.

Nico Ario/Semarasanta
 
Tema yang diangkat dalam pembuatan mural tersebut yaitu, Adeging Kutha Semarang. Tema itu mengartikan bagaimana kondisi Semarang mulai saat masih berwujud pulau – pulau pada abad ke 14, kedatangan Laksanama Ceng Ho yang mendirikan Sam Po Kong, hingga masa perjuangan Kemerdekaan.
“Melalui mural ini kami ingin mengangkat kembali budaya tradisional yang sudah mulai terlupakan,” ujar Ignaitus Luwiyanto, salah satu toko masyarakat Kampung Batik.
Mural yang terpampang di 24 tembok rumah tersebut dikerjakan dalam waktu kurang lebih satu bulan, dari bulan Maret 2017 hingga April 2017, dengan menghabiskan kurang lebih 30 kaleng cat. Warga pun berharap kedepanya, Kampung Batik ini, menjadi destinasi favorit, selain Kota Lama. Sehingga destinasi lorong mural ini dapat dikenal oleh masyarakat luar Kota Semarang. (Nico Ario/ Semarasanta)


Share this:

 
Copyright © Semarasanta - Travel Blog. Designed by OddThemes & VineThemes