KEMBARA

PANGAN

BUDAYA

Terbaru

JOKO KOPI, TEMPATNYA PARA PENIKMAT KOPI

December 09, 2017

Menikmati secangkir kopi bukan hanya dari segi kenikmatan rasanya saja, tetapi kopi yang nikmat diukur dari
banyak segi mulai dari aroma kopi, tingkat kekentalan dan juga cara menikmatinya. Jika semua syarat itu terpenuhi maka para pecinta kopi akan menemukan apa yang disebut kepuasan yang sempurna.
Suasana Kedai Joko Kopi saat senja (Asri Aulia/Semarasanta)
Jika ingin merasakan kesempurnaan itu, jangan lewatkan kesempatan ngopi di coffeeshop yang satu ini yaitu JOKO KOPI. Lokasinya berada di Jalan Gedongsongo no. 9 Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Coffeeshop yang berdiri sejak tahun 2014 ini sudah terkenal bagi konsumen khususnya para penggemar kopi. Kedai ini buka setiap hari mulai pukul 13.00 WIB hingga 23.30 WIB. Meskipun cukup jauh dari pusat kota, tempat ini selalu ramai pengunjung untuk sekedar duduk-duduk sembari menikmati secangkir kopi dengan cita rasa yang khas ala JOKO KOPI. Penasaran apa saja yang ada disini?

Nikmati Kopi dengan Nuansa di pinggir sawah

Pelanggan menikmati keindahan hamparan sawah dilihat dari dalam kedai Joko Kopi (Asri Aulia/Semarasanta)
Coffeshop yang menyajikan olahan kopi dengan nuansa klasik maupun pemandangan alam sudah banyak dijumpai di daerah Ungaran . Namun, berbeda dengan Kedai Joko Kopi yang menyuguhkan keindahan pemandangan alam yang menawan. Tidak hanya itu hamparan sawah yang membentang , hijau, dan diselimuti udara dingin pegunungan Ungaran menambah kenyaman menikmati secangkir kopi  terutama saat malam hari . Yuda Mega Pamungkas, manager Kedai Joko Kopi mengungkapkan bahwa pemandangan alam disinilah yang menjadi daya tarik bagi pengunjung.

“Disini yang paling ditonjolkan pemandangan alamnya ,untuk tempat mungkin belum begitu bagus cuman kita punya ciptaan Tuhan yang memang bisa disajikan disini,  selain itu disini manual kopi pertama yang ingin kami sajikan di Ungaran”, Jelas Yuda.

Tak hanya itu, kedai Joko Kopi juga menyediakan fasilitas wifi unlimited dan toilet bagi para pengunjungnya loh!! . Cocok buat kalian yang mencari tempat santai untuk mengerjakan tugas kuliah atau laporan pekerjaan sembari menikmati suasana dan sajian kopi yang ditawarkan .
        

Beragam Jenis Kopi tersedia di JOKO KOPI


Jenis Biji Kopi dari Berbagai Coffee Rouster terkenal di Indonesia maupun Mancanegara (Asri Aulia/Semarasanta)
Disini kalian bisa menikmati aneka pilihan biji kopi best seller dan berkualitas yang diambil dari coffee rouster terkenal dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara seperti Caswells Coffee, Signature Coffee yang merupakan salah satu jenis kopi langka yang tersedia saat hari-hari tertentu saja. Selain itu terdapat juga Coffee Single Origin yang diambil dari Gayo (Aceh), Java Mocha, Bali Kintamani, Flores dan sebagainya. Kebanyakan Kopi yang tersedia disini adalah jenis kopi Arabika yang sudah terkenal di berbagai belahan dunia. Dalam sebulan coffeshop ini bisa menghabiskan 15 biji kopi untuk diproduksi menjadi olahan kopi yang nikmat.
Setiap biji kopi memiliki perbedaan rasa yang khas. Seperti Kopi khas Gayo yang memiliki cita rasa kopi yang lebih pahit, keasaman rendah dan aroma yang gurih. Untuk Kopi Bali Kintamani rasa yang dihasilkan lebih lembut, tidak berat dan sedikit rasa buah.  Biji Kopi dari Flores juga memiliki sedikit aroma buah dan tembakau. Berbeda dengan Kopi  Java Mocha yang memiliki cita rasa khas rempah-rempah yang lahir secara alami menghasilkan kenikmatan rasa yang unik. Setiap olahan biji kopi dibandrol dengan harga yang bervariasi tergantung metode penyajiannya. Untuk racikan kopi tubruk berkisar 18rb rupiah,Kopi Plunger 20rb rupiah dan Kopi Pour Over 22rb rupiah.
   

Belajar Meracik Kopi Bersama Barista


Seorang Barista bernama Shauqi meracik kopi Java Mocha pesanan pelanggan Kedai Joko Kopi (Asri Aulia/Semarasanta)


Kalian ingin tahu bagaimana meracik kopi yang nikmat? Disini kalian bisa belajar dengan Barista handal Joko Kopi yang akan diajarkan metode meracik biji kopi seperti V60, Plunger hingga Tubruk. Shauqi, barista Joko Kopi  mengungkapkan perbedaan metode meracik kopi dapat mempengaruhi cita rasa yang khas dari masing-masing biji kopi.

“Teknik PourOver dengan alat V60  itu berasal dari Negeri Sakura-Jepang , menggunakan kertas filter khusus sebagai alat penyaring kopi, disini menghasilkan sedikit atau bahkan tanpa ampas kopi dibanding dengan Plunger ( French Press). Metode Plunger ini akan menghasilkan rasa yang lebih kaya,lembut dan sedikit minyak. Selain itu juga ada metode tubruk dengan meracik kopi secara langsung seperti meracik kopi pada umumnya. Jelas Shauqi.

“Menghidangkan kopi juga miliki 3 ketebalan rasa yaitu Soft, Medium dan Hard. Level roasting untuk setiap biji kopi juga berbeda yaitu medium dan medium to dark. Dengan metode yang berbeda-beda ini, akan menghasilkan seberapa kuat rasa kopi tersebut dan masing-masing jenis kopi punya keunikan rasa yang khas.Imbuhnya.
Saat memesan coffee  Java mocha dengan metode racikan tubruk  melalui beberapa tahap , mulai dari menggiling biji kopi kedalam mesin penggiling hingga biji kopi berukuran medium atau seperti butiran gula pasir.  Dan selanjutnya,  menuangkan air panas sedikit demi sedikit secara konsisten dan merata dengan memperhatikan tinggi rendahnya suhu air. Setelah itu barulah tunggu beberapa menit dan aduk kopi perlahan.


Coffee Java mocha ini disajikan dalam secangkir gelas dengan gula terpisah. Aroma khas java mocha sangat tercium, rasanya yang agak pahit dengan sedikit rasa asam menambah cita rasa kopi semakin nikmat.

Aneka Menu lain dengan Harga Terjangkau

Kedai Joko Kopi yang berkapasitas mencapai 30-40 orang ini menyajikan aneka makanan dan minuman seperti Ice Blended Strawbery, Ice cream coklat, Ice green tea matcha Latte, Joko Pizza, Creamy Layers Paradise dan masih banyak lagi.  Selain kopi yang menjadi menu andalan, terdapat salah satu menu special seperti “Choco Melted core”. Sensasi cake ketika dipotong, keluar lelehan coklat yang manis ditambah toping eskrim yang lembut memanjakan lidah kalian. Harga yang ditawarkan  mulai Rp 15.000 sampai Rp 25.000 rupiah. Harganya cukup terjangkau, kan? .
Tak heran Coffeshop ini selalu dikunjungi oleh anak muda yang betah berlama-lama berada di Kedai dengan teman maupun keluarga. Salah satunya Aisya(17), seorang pengunjung yang datang bersama teman-temanya ini, mengaku pecinta kopi dan senang berkunjung ke cafe ini.
 “Kopi disini rasanya enak dan khas, pemandangannya juga keren, jarang ada cafe dengan pemandangan sawah kayak gini, jadi betah nongkrong sama temen-temen. Menunya juga variatif dan terjangkau sesuai banget buat kantong pelajar. jelas Aisya.
Bagi kalian yang penasaran, tempat ini cocok buat kalian kunjungi dan nikmatilah sensasi cita rasa khas aneka kopi ala Kedai Joko Kopi! (Asri Aulia Rachmawati / Semarasanta)

8 Tips Ampuh Hemat Bateri Ponsel Agar Tetap Eksis Saat Travelling

December 08, 2017
Di era modern sekarang ini,kecanggihan ponsel memang sangat dibutuhkan oleh semua orang. Ponsel menjadi barang yang wajib kita bawa kemana saja terutama saat Travelling. Fiturnya yang canggih dan beragam membantu  para traveller yang ingin berkunjung ketempat baru dengan pemandangan yang menakjubkan. Seperti  fitur GPS, mengakses lokasi wisata maupun fitur MAP.

Tidak hanya itu, fitur kamera ponsel yang praktis sangat penting bagi kalian para traveler untuk mengabadikan momen kenangan dan memotret pemandangan tertentu. Terutama anak muda saat ini, kebiasaan upload foto menjadi ajang untuk menunjukan eksistensinya di media sosial.


Namun tanpa disadari, penggunaan ponsel terlalu lama akan membuat daya baterai cepat habis. Nah, tidak mau bukan jika baterai kalian boros? So, apa yang harus dilakukan agar baterai tetap hemat?

1.      Sebelum Travelling ,Pastikan Isi Daya Baterai Kalian Hingga Penuh

mengisi daya baterai hingga penuh (Asri Aulia/Semarasanta)


Sebelum berangkat ke lokasi wisata yang ingin kalian kunjungi,pasti segala perlengkapan dan keperluan sudah kalian persiapkan dengan baik . Tidak hanya  sibuk dengan barang yang akan kalian bawa saja, pastikan ponsel kalian sudah di charge hingga penuh. Jangan lupa membawa charger agar sewaktu-waktu kalian kehabisan baterai  bisa mengisi ulang daya ponsel kalian.


2.      Aktifkan Mode Airplane
Nah, ini juga bisa menghemat baterai. Dengan mode ini ponsel kalian dalam keadaan non aktif, kalian tidak bisa menerima pesan ataupun melakukan panggilan telepon. Namun ponsel masih dalam keadaan menyala. 


3.      Gunakan Mode Silent
Saat perjalanan pastinya sedikit terganggu dengan nada dering pesan atau panggilan pada ponsel kalian . Nah, ini akan mengurangi daya baterai tersendiri sehingga ubah settingan ponsel kalian dengan mode silent. 

4.      Atur Kecerahan Cahaya Terendah
mengatur mode kecerahaan di ponsel (Asri Aulia/Semarasanta)


Atur kecerahan cahaya pada ponsel kalian ,jangan terlalu terang-terang, karena bisa membuat ponsel kita menjadi cepat panas. Cara ini bisa  menghemat daya baterai hingga 25 %. 

5.      Minimalisir Penggunaan GPS
Penggunaan GPS memang sangat penting sebagai petunjuk lokasi wisata bagi para traveler, tapi gunakan seperlunya saja karena bisa menghabiskan daya baterai kalian. Ketika lokasi tujuan sudah kalian temukan, matikan kembali GPS kalian.

6.      Jangan Main Game Saat Perjalaan Travelling

Bermain game saat travelling membuat baterai menjadi boros (Asri Aulia/Semarasanta)


Terkadang saat perjalanan menuju lokasi wisata dengan menggunakan  mobil,bus maupun kereta  membuat kalian merasa bosan. Bermain Game di ponsel menjadi sarana hiburan sebelum sampai ke lokasi wisata. Namun ,asal kalian tahu mengakses fitur game yang memiliki kapasitas memory besar bisa menguras baterai kalian lho? Jika kalian bosan hindari main game ,lebih baik dengarkan lagu dengan headset.

7.      Jangan Gunakan Data Online Terlalu Lama

membukamedia sosial terlalu sering membuat baterai boros (Asri Aulia/Semarasanta)

Di Lokasi kalian traveling ,tentunya kalian ingin menggunakan media sosial untuk chattingan,live video maupun  mengupload story di instagram bukan ?? Kadang kalian tidak sadar data online instagram itu menyedot daya baterai ponsel kalian dan juga mengurangi kualitas travelling kalian .Nah ,untuk itu kurangin onlinenya dan nikmati momen bersama teman,pacar maupun keluarga kalian saat travelling.

8.      Matikan Ponsel Jika Tidak Terpakai
Saat travelling kalian pastinya jarang membuka ponsel kan??  Kalian sibuk menikmati suasana dan keindahan pemandangan tempat kalian travelling. Nah, agar baterai kalian hemat matikan saja ponsel kalian dan nyalakan ulang ponsel  jika itu diperlukan. Hal sederhana ini kadang sering kalian lupakan saat Travelling. 

So, nikmati travelling kalian ,jangan lupa tetap patuhi aturan dimanapun lokasi travelling yang kalian kunjungi  yah?? Semoga Bermanfaat (Asri Aulia/Semarasanta)

Mengharap Kelahiran Kartunis Semarang

December 08, 2017
Jitet Koestana secara bergantian menggambar dalam acara International Tobacco Cartoon Exhibition 2017 (Khoirurroziqin C.H/Semarasanta)

Semarang – Seorang perempuan sedang merajut payung warna-warni. Payung sobek tersebut merupakan simbol dari keragaman masyarakat Indonesia yang mulai terpecah belah. Begitulah yang di sampaikan oleh Jitet  ketika di tanya tentang makna lukisan yang terpampang di depan rumahnya. 


Semarang, dulu pernah menjadi kota kartun nusantara. Bahkan sampai sekarang, belum ada kota lain di Indonesia yang mampu menggeser predikat ini dari Ibukota Jawa Tengah. Beberapa nama besar yang lahir dan mengharumkan kota Semarang lewat kartun diantaranya Loekis Haryadi, Suprianto, Hanung Kuncoro dan Jitet Koestana.

Jitet Koestana, kartunis yang lahir dan tinggal di Kota Lumpia ini sudah terjun di dunia menggambar sejak tahun 1990. Jitet sekarang sudah tidak lagi menggambar untuk media cetak. Ia sudah menjadi karikatur lepas dan sering dipanggil sebagai juri perlombaan kartun. Sepanjang perjalanan menggambar, pria kelahiran 14 Januari 1967  ini telah mengharumkan nama bangsa dimata dunia. Tercatat sudah ada 137 penghargaan yang ia raih baik dalam tingkat nasional maupun internasional. salah satunya penghargaan yang ia sabet pada International Turhan Selcuk Cartoon Competition yang di gelar di Turki pada tahun 2015.

Bagi Jitet, kartun bukan sekedar gambaran yang indah. Ada pesan-pesan yang ingin diutarakan kepada para penikmat kartun. Kartun memiliki opini-opini para kartunis yang biasanya berupa berisi pesan lawakan, ide-ide, atau satir. 

Nama besar Jitet Koestana tak membuat anak-anak muda semangat menjadi kartunis. Sayang, para penerus Jitet dapat dihitung dengan jari. Minat anak muda terhadap kartun sekarang sudah sangat rendah. Arif Sabilor, sebagai humas Semarang Kartun Klub ketika diwawancarai dalam acara Internasional Cartoon Contest 2017 yang di gelar di pusat perbelanjaan Sri Ratu, Semarang, mengatakan bahwa kartunis baru sangat di harapkan adanya. Selama ini mereka terhambat dalam kartunisasi. Sebagai anggota yang tergolong muda, Arif ingin anak muda sepertinya juga masyarakat lebih mengenal kartun. Terutama masyarakat Semarang yang menyandang predikat kota kartun Nusantara. 

Para kartunis Semarang yang sudah tergolong tua sekarang hanya mengandalkan menggambar di koran-koran. Sedangkan, koran-koran sudah mulai mempersempit spacenya bahkan sebagian ada yang menutup untuk bagian kartun. Alternatif lainya yang di lakukan oleh Semarang Kartun klub adalah mengadakan lomba-lomba. 

“Dengan adanya lomba, supaya orang yang mempunyai minat itu ingin berkartun,” ungkap Arif. 
Heru Garista, salah satu anggota SECAC (Semarang Cartoon Contest) senior ini, pun berharap sama. mereka ingin ada penerus dari para generasi muda dan masyarakat mencintai kartun lebih dari sebelumnya. 

“Kartun di Semarang harus tetap anak beranak. Senior-senior sudah mulai banyak kesibukan masing – masing, sehingga perlu regenerasi dari yang muda-muda. Kami mengharapkan adanya bibit baru, supaya keracunan dengan kartun.” ungkap Heru.

Semoga, para kartunis Semarang tetap bisa mempertahankan predikatnya sebagai kota kartun. Walaupun Space kartun di media cetak sudah mulai menipis, harapannya para kartunis masih bisa eksis di masyarakat dengan media yang lain seperti di festival-festival atau di penyedia komik berbasis daring. (Khoirurroziqin C.H/Semarasanta)

 
Copyright © Semarasanta - Travel Blog. Designed by OddThemes & VineThemes